Sejarah Desa

Sejarah Lengkap Desa Air Latak

Tahun

Keadaan yang baik

Keadaan yang buruk

1940

Adanya tiga keluarga pendatang dari Talang Tinggi yaitu : Ibrahim, Daruak dan Jermana

Terjadi panceklik, masyarakat menderita kekurangan bahan pangan

1942

Seorang pendatang bernama Ibrahim membuat kebun di Talang Daghat, Ibrahim berpindah tempat mendekati jalan raya dekat sungai kecil yang mengalir lambat

Agresi I militer Jepang , masyarakat menjadi pekerja paksa (tenaga Romusha)

1950

Dusun Air Latak bergabung ke Repati Tais

 

1958 – 1962

Dusun Air Latak telah berdiri sendiri yang dipimpin oleh Repati Ibrahim

Masuknya pergerakan PRRI sehingga membuat masyarakat menjadi ketakutan akibat kejamnya perlakuan PRRI terhadap warga

1961

 

Terjadi bencana alam berupa kemarau panjang selama 9 (sembilan) bulan yang menyebabkan warga kekurangan bahan pangan.

1965

 

Terjadinya pemberontakan  G 30/S PKI

1975

Dusun Air Latak di pimpin oleh Repati Bahar

 

1978

Repati Bahar diganti oleh pejabat Repati sementara, yaitu Mahadi

 

1980

Dusun Air Latak dipimpin oleh Repati Syaari

 

1984

Perubahan dari Marga Seluma menjadi Kecamatan Seluma dan dusun Air Latak menjadi Desa Air Latak.

Pemilihan Kepala Desa pertama dengan 2 (dua) calon, yaitu: Syaari dan Mahadi, yang terpilih adalah Syaari.

 

1988

Pembangunan SD, Masjid, Musholla dan Balai Desa.

 

1994

Mendapat bantuan Inpres Desa Tertinggal (IDT)

Terjadinya kemarau panjang selama 9 (sembilan) bulan.

1998

mendapat bantuan program Bengkulu Regional Development Project (BRDP) untuk kegiatan simpan pinjam yang dikelola Unit Pengelola Keuangan Desa (UPKD).

 

1999

Kepala Desa Syaari mengundurkan diri dari jabatan dan digantikan oleh Pejabat Sementara (Pjs) Sukarman Jaya

 

2000

 

Terjadinya bencana alam berupa gempa bumi dahsyat yang mengakibatkan banyak bangunan yang roboh dan bahkan rusak total.

2003

Dilaksanakan pemilihan Kepala Desa periode 2004-2009 dengan 2 (dua) calon, yaitu: Saipul Anwar dan Sahiril. Dan yang terpilih adalah Saipul Anwar.

 

2009

Pemilihan kepala desa untuk periode 2009-2015, dengan 4 (empat) orang calon, yaitu: Hairul Basahil, Riswan Efendi, Risdania dan Syamsuardi. Dan yang terpilih adalah Hairul Basahil.

 

2010

Mendapat bantuan dana untuk operasional PKK dari pemda Kab. Seluma sebesar Rp. 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah).

 

2011

Mendapat bantuan bibit karet dari Dinas Perkebunan dan pengerukan aliran air

 

2012

Mendapat bantuan dari Balai Sumatera VII berupa normalisasi sungai dan drainase

 

2013

1.       Perbaikan jalan penghubung desa Air Latak ke desa Talang Perapat

2.       Mendirikan kantor desa

 

2014

1.       Kembali mendapat bantuan dari Balai Sumatera VII, yaitu membobol boxcover/gorong-gorong 2 (dua) pintu sepanjang 35 (tiga puluh lima) meter yang selama ini menghambat aliran sungai Air Latak.

2.       Mendapat bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum Kab. Seluma berupa perbaikan / pengerasan jalan desa sepanjang 800 (delapan ratus) meter.

3.       Mendapat bantuan dari Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu berupa bibit sawit dan karet.

4.       Mendapatkan bantuan dari Dinas Perkebunan Kab. Seluma berupa rabat beton pembangunan jalan usaha tani sepanjang 164 (seratus enam puluh empat) meter.

5.       Mendapatkan bantuan dari Balai Sumatera VII yang berupa pembersihan aliran sungai sepanjang 1180 (seribu seratus delapan puluh) meter yang terletak di areal persawahan Muara Gaung.

 

2015

1.       Melalui Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN, dapat membangun:

2.       Pemilihan kepala desa periode 2015-2021 yang diikuti 3 (tiga) orang calon, yaitu: Hairul Basahil, Syamsuardi dan Muslimin. Dan yang terpilih adalah SYAMSUARDI

 

2014

Pembangunan Balai Pertemuan

 

Berita Terbaru